Mencegah Kerusakan Film Foto

08.56
Mencegah Kerusakan Film Foto

Judul tutorial dalam bidang fotografer kali ini adalah tentang Mencegah Kerusakan Film Foto.
Jadi, sama halnya dengan produk-produk fotografi yang lain, film berwarna pun harus di jauhkan dari udara panas. 

Di dalam kamera pun udara bias panas kalau kemaren pun udara bias panas kalau kamera itu di biarkan di atas sandaran tempat duduk belakang mobil yang kepanasan. 

Hal ini menyebabkan rusaknya mutu warna pada film. Jadi jauhkan film berwarna anda dari udara panas, juga dari udara lembab, udara lembab pun bias merusak elmusi film.

PENYARING-PENYARING UNTUK MEMBUAT FOTO BERWARNA

Untuk membuat foto berwarna, gambar negativ di sorotkan ken atas elmusi kertas foto. Terlebih dahulu endaklah diingat, baha warna gambar pada foto seperti juga pada lukusan atau cetakan di bentuk oleh tiga bahan warna utama substraktif yaitu, kuning, magenta dan sian berserta campurannya. 
Seperti telah di jelaskan, campuran bahan warna kuning dan sian membentuk warna hijau dan campuran warna magenta dan sian membentuk warna biru, lain lain warna terbentuk memlalui campuran berwarna kadar warna kuning, magenta, dan sian tersebut.

Samah halnya dalam film berwarna, kertas foto berwarna pun mempunyai tiga lapisan elmusi. Hanya susunanya berbeda. 
Paling atas peka merah, yang di tengah peka hijau dan yang paling bawah peka biru. Tiap lapis elmusi kertas itu membentuk bahwa warna yang berlawanan pula peka dengan kepekaan elmusi masing-masing.

Yang perlu di ingat:

1. Lapisan elumsi keetas paling yang peka merah membentuk bahan warna lawannya sian.

2. Lapisan elmusi kertas yang tengah yang peka hijau membentuk bahan warna lawannya       magenta.

3. Lapisan elmusi kertas paling bawah yang peka biru membentuk bahan warna lawannya       kuning.

4. Warna-warna lain terbentuk melalui campuran berbagai kadar warna sian, magenta, dan      kuning.

PENYARING ADITIF
Cahaya lampu pembesar yang putih itu terdiri dari kombinasi cahaya biru, hijau, dan merah. Untuk membuat foto berwarna, lapisan elmusi kertas foto yang peka merah di olah dengan cahaya merah lampu alat pembesar. 

Lapisan elmusi yang peka hijau diolah dengan cahaya hijau. Dan lapisan elmusi yang peka biru diolah dengan cahaya biru. Jadi yang menjadi masalah ialah bagaimana memperoleh cahaya merah sajalah dari cahaya lampu alat pembesar yang putih itu untuk mengolah lapisan elmusi yang peka merah. 

Atau cahaya hijau saja untuk lapisan elmusi yang hijau atau cahaya biru saja untuk lapisan elmusi yang peka biru. Hal itu terangkan berikut ini.

Untuk memperoleh cahaya merah saja atau cahaya hijau saja atau cahaya biru saja dari cahaya lampu alat pembesar di gunakan penyaring-penyaring yang dapat meluluskan cahaya yang di perlukan saja dan menahan dan menghambat dua lainnya. 

Penyaring-penyaring yang di perlukan adalah penyaring-penyaring dengan warna aditif biru, hijau, atau merah. Oleh Karena itu penyaring penyaring disebut penyaring-penyaring aditif, penyaring penyaring itu bekerja sebagai berikut: terlebih dahulu hendaklah kita ingat bahwa cahaya putih lampu alat pembesar itu merupakan kombinasi cahaya biru, hijau, dan merah. Maka:

- Penyaringan biru meluluskan cahaya biru dari alat pembesar dan menghambat hijau dan       merah.
- Penyaringan hijau meluluskan cahaya hijau dengan menghambat biru dan merah.
- Penyaringan merah meluruskan cahaya merah dan menghambat biru dan hijau.

Yang perlu diingat:
Penyaring hijau, biru, atau merah meluuskan satu warna yaitu warnanya sendiri dan menghambat dua lainnya. Dalam membuat foto berwarna melalui penyaring aditif yang di pentingkan ialah kesanggupan penyaring aditif meluluskan satu warna yang di perlukan.
Itulah hal mengenai Mencegah Kerusakan Film Foto.
Previous
Next Post »