Hasil Foto Pada Film Berwarna Negatif

07.04
Hasil Foto Pada Film Berwarna NegatifHasil Foto Pada Film Berwarna Negatif
Sekarang kita sampai pada pertanyaan bagaimana terjadinya warna pada foto atau film berwarna negatif ? 

Mula-mula akan dijelaskan apa yang terjadi pada film berwarna negatif pada waktu pemotretan dilakukan, sesudah itu bagaimana terjadinya warna proses penyucianya.


Seperti telah diterangkan, film berwarna negatif mempunyai tiga lapis emulsi, masing-masing mengandung perakhalida yang peka akan cahayayang berbeda. 


Demikianlah perakhalida pada lapisan emulsi paling atas hanya peka akan cahaya biru saja dan perakhalida pada lapisan emulsi yang ditengah peka akan cahaya hijau saja dan perakhalida pada lapisan emulsi paling bawah peka akan cahaya merah saja. Kalau kita memotret benda yang berwarna-warni benda, maka tiap warna yang akan dipantulkan benda itu merangsang satu atau lebih lapisan emulsi seperti dijelaskan dibawah ini :

-Benda yang berwarna biru memantulkan cahaya biru. Cahaya biru merangsang perakhalida pada lapisan atas yang peka biru.


-Benda yang berwarna hijau memantulkan cahaya hijau. Cahaya hijau merangsang perakhalida pada lapisan tengah akan hijau.


-Benda yang berwarna merah memantulkan cahaya merah. Cahaya hijau merangsang perakhalida pada lapisan bawah yang peka merah. Warna-warna lain merangsang perakhalida pada dua atau tiga lapisan emulsi sebagai berikut:


-Benda-benda yang berwarna kuning memantulkan cahaya kuning yang terdiri dari cahaya hijau dan merah. Cahaya hijau merangsang perakhalida pada lapisan tengah yang peka hijau dan cahaya merah merangsang perakhaliba pada lapisan bawah yang peka merah. Jadi benda yang berwarna kuning merangsang dua lapis perakhalida sekaligus, yaitu perakhalida pada lapisan tengah dan bawah.


-Benda yang berwarna magenta memantulkan cahaya magenta yang terdiri dari cahaya biru dan merah. Cahaya biru merangsang perakhalida pada cahaya atas yang peka biru dan cahaya merah merangsang perakhalida pada lapisan bawah yang peka merah. Jadi benda yang berwarna magenta merangsang dua lapis perakhalida sekaligus, yaitu perakhalida pada lapisan atas dan bawah.


-Benda yang berwarna sian memantulkan cahaya sian yang terdiri dari cahaya biru dan hijau. Cahaya biru merangsang lapisan perakhalidan pada lapisan atas yang peka biru dan cahaya hijau merangsang lapisan perakhalida pada lapisan tengah yang peka hijau. Jadi benda yang berwarna sian merangsang dua lapisan perakhalida sekaligus, yaitu perakhalida pada lapisan atas dan tengah.


-Benda yang berwarna putih memantulkan cahaya putih yang terdiri dari cahaya biru, hijau, dan merah. Cahaya bitu merangsang lapisan perakhalida pada lapisan atas peka biru, cahaya hijau merangsang perakhalida pada lapisan tengah yang peka hijau dan cahaya merah merangsang perakhalida pada lapisan bawah yang peka merah. Jadi benda yang berwarna putih merangsang tiga lapisan perakhalida tiga sekaligus, yaitu perakhalida pada lapisan atas, tengah, dan bawah.


-Benda hitam tidak berwarna oleh karena itu tidak memantulkan cahaya, jadi tidak ada perakhalida yang terangsang tiap lapisan emulsi yang terasang oleh pantulan cahaya berwarna dari benda yang dipotret membentuk gambar laten, artinya ada tetapi tidak nyata. Jadi itu saja hasil pemotretan pada film berwarna negatif. Warna-warna terbentuk dalam proses pencuciannya.

Baca juga artikel sebelumnya resolusi kamera digital dalam ilmu fotografer.
Informasi lainnya photo booth pernikahan.
Previous
Next Post »